Menghindari Kekerasan Emosional Pada Anak

hello world!
Ditinjau Oleh :
Sonia Chan, S.Psi, B.A
Grace E. Sameve, M.A, M.Psi, Psikolog

Kekerasan emosional merupakan perilaku atau penggunaan kata manipulatif yang melukai kondisi emosi seseorang. Salah satu contoh kekerasan emosional adalah suka menyalahkan anak atas semua masalah yang terjadi.

Ketika AyBun meluapkan emosi dan menyalahkannya anak menjadi tidak dikasihi orang tua dan merasa dirinya tidak berharga. Apa saja sih yang termasuk kekerasan emosional orang tua kepada anak?

  • Menyalahkan Anak Atas Semua Masalah yang Terjadi

Tidak jarang AyBun baik sengaja maupun tidak sengaja melemparkan semua kesalahan yang AyBun lakukan kepada anak.

“Pokoknya, ini gara-gara Kakak!”

  • Meremehkan Pencapaian Atau Hal-Hal yang Anak Anggap Penting

Apa pun yang penting bagi anak diminimalkan dan dibandingkan dengan orang lain. 

Misalnya AyBun meremehkan pencapaian, aspirasi, atau kepribadian anak di depan orang lain “Ah, kalo itu kan semua orang bisa” “Udah gausah nangis Dik, ini kan biasa aja.”

  • Mengancam Atau Menakut-Nakuti Anak

Ketika anak enggan melakukan apa yang diminta, seringkali AyBun mengucapkan kalimat yang membuat anak takut agar segera menuruti perintah atau apa yang diminta.

Seperti “Kalau Adik ngga dengerin, Bunda pergi aja nih!”

Atau “Ayah tinggal pulang ya kalau Kakak menangis terus!”

  • Silent Treatment

Kekerasan emosional juga dapat diwujudkan saat AyBun menghukum anak dengan mengabaikan atau mendiamkan anak dalam waktu yang lama.

Bukan hanya itu, ketika AyBun tidak menunjukkan afeksi atau dukungan pada anak tanpa alasan yang jelas juga termasuk ke dalam kekerasan emosional.

Untuk menghindari Kekerasan Emosional AyBun dapat melakukan hal-hal berikut ini:

  • Memperhatikan Ucapan dan Tindakan

Sebelum mengutarakan dan menunjukkan sesuatu sebaiknya pertimbangkanlah apakah kata-kata dan tindakan AyBun benar dan baik untuk anak, bermanfaat serta tepat ditujukkan untuk anak.

  • Pastikan AyBun Siap

Agar meminimalisir dan mencegah emosi pada anak, coba luangkan waktu me time secara rutin. Apabila AyBun merasa lelah, beristirahatlah atau tenangkan diri terlebih dahulu sebelum berinteraksi dengan anak. Contohnya: Tarik nafas dalam beberapa kali sebelum mendisiplinkan anak

  • Jangan Ragu untuk Rekonsiliasi

Meminta maaf merupakan cara yang baik apabila AyBun dengan atau tanpa sengaja melakukan kekerasan emosional pada anak. Kemudian yakinkan anak bahwa kekerasan emosional tidak dapat dibenarkan serta AyBun bisa menunjukkan komitmen untuk berubah. “Maaf ya tadi pagi bunda menyalahkan Kakak.. Bunda akan berusaha agar lain kali…”

Bagikan Artikel
Apakah Anda menyukai artikel ini?
[wpreactions sgc_id="1"]
Aplikasi Tentang Anak
Aplikasi Parenting Terpercaya dan Terlengkap
Tentang Anak juga hadir dalam bentuk aplikasi. Yuk unduh sekarang juga!
App StoreGoogle Play Store
Tentang Anak
Hak Cipta © 2022 PT. Tentang Anak Bahagia
magnifiercrosschevron-down