Kontak Erat dengan Pasien Covid-19, Ini yang Harus Dilakukan!

hello world!
Ditinjau Oleh :
dr. Mesty Ariotedjo, Sp.A
dr. Mesty Ariotedjo, Sp.A
dr. Yuni Astria, Sp.A
dr. Yuni Astria, Sp.A

Saat Ayah Bunda atau si Kecil pernah melakukan kontak dengan penderita Covid-19, perlu dipastikan apakah AyBun atau si Kecil termasuk dalam kriteria kontak erat atau tidak. 

Jika termasuk dalam kriteria kontak erat, sebaiknya AyBun melapor ke puskesmas terdekat dan melaksanakan pemeriksaan entry dan exit test.

Berikut adalah Kriteria Kontak Erat yang perlu diketahui:

  • Kontak tatap muka/berdekatan dalam radius 1 meter dan dalam jangka waktu 15 menit atau lebih.
  • Sentuhan fisik langsung (Bersalaman, berpegangan tangan, dan lain-lain)
  • Memberikan perawatan langsung tanpa menggunakan APD yang sesuai standar
  • Situasi lainnya yang mengindikasikan adanya kontak (Berdasarkan penilaian oleh tim penyelidikan epidemiologi setempat)

Jika AyBun atau si Kecil termasuk ke dalam kriteria di atas, wajib dan segera lakukan test Covid-19 (baik bergejala atau tidak) dan karantina mandiri!

Idealnya karantina dimulai dalam waktu tidak lebih dari 24 jam dan melapor ke puskesmas terdekat dengan tempat tinggal untuk mendapatkan pemeriksaan Entry dan Exit Test

Sebelum itu, tahukah AyBun mengenai isolasi dan karantina? ternyata keduanya memiliki beberapa perbedaan.

Karantina dimulai sejak diidentifikasi sebagai kontak erat dan selesai jika exit test di hari ke-5 dinyatakan positif maka harus menjalani masa isolasi, atau waktu karantina selesai saat exit test di hari ke-5 dinyatakan negatif.

Sedangkan Isolasi dimulai sejak dinyatakan positif Covid-19 kemudian boleh selesai setelah 10 hari sejak dinyatakan positif jika tidak bergejala. Namun jika positif Covid-19 dengan gejala isolasi dilakukan minimal 10 hari sejak muncul gejala ditambah 3 hari bebas bergejala.

Pemeriksaan Entry & Exit Test

Entry Test dilakukan pada hari pertama karantina, jika hasil test negatif dilanjutkan test pada hari ke-5 karantina, tetapi saat muncul gejala ringan maupun berat sampai hari ke-14 sejak dimulainya karantina AyBun wajib lapor ke puskesmas.

Apabila hasil entry (hari pertama) dan exit test (hari ke-5) negatif dan tidak muncul gejala, maka karantina dinyatakan selesai.

Lalu, Test Covid-19 yang paling tepat disesuaikan dengan kriteria pemeriksaan wilayah masing-masing dan dilakukan oleh Dinas Kesehatan setempat!

  • Wilayah kriteria 1 (Zona Merah): Swab RT-PCR saat entry dan exit test
  • Wilayah kriteria 2 (Zona Oranye): Swab Antigen saat entry dan Swab RT-PCR saat exit test
  • Wilayah kriteria 3 (Zona Kuning): Swab Antigen saat entry dan exit test

Selain itu AyBun juga perlu mengetahui tentang risiko Covid-19 berdasarkan zonasi warna, berikut adalah tabel mengenai Pengelompokan Kriteria Risiko Covid-19 Berdasarkan Zonasi Warna

tabel risiko wilayah
Tabel Pengelompokan Kriteria Risiko Covid-19 Berdasarkan Zonasi Warna

Jadi jangan takut lapor dan laksanakan karantina mandiri ya AyBun!

Yuk, sama-sama tingkatkan kesadaran masyarakat untuk saling menjaga serta menekan angka kasus Covid-19 di Indonesia!

Bagikan Artikel
Apakah Anda menyukai artikel ini?
[wpreactions sgc_id="1"]
Aplikasi Tentang Anak
Aplikasi Parenting Terpercaya dan Terlengkap
Tentang Anak juga hadir dalam bentuk aplikasi. Yuk unduh sekarang juga!
App StoreGoogle Play Store
Tentang Anak
Hak Cipta © 2022 PT. Tentang Anak Bahagia
magnifiercrosschevron-down