Berteriak Pada Anak Dapat Mengubah Struktur Otak!

hello world!
Ditinjau Oleh :
Grace E. Sameve, M.A, M.Psi, Psikolog
Grace E. Sameve, M.A, M.Psi, Psikolog

Ketika si Kecil mulai rewel tak jarang membuat AyBun merasa lelah, bahkan beberapa dari AyBun tidak sengaja meneriaki anak karena terlalu kesal menghadapinya. Namun, tahukah AyBun meneriaki merupakan contoh dari pengasuhan yang kasar?

Pengasuhan yang kasar ≠ tegas

Pengasuhan yang kasar ≠ efektif

Jika AyBun sering berteriak, membentak, dan memukul termasuk pengasuhan yang kasar ini akan menghambat perkembangan volume otak pada anak, sehingga membuat anak lebih sulit fokus dan lebih mudah cemas ataupun bersikap agresif.

Penting untuk diingat:

Saat AyBun merasa kewalahan dan marah merupakan hal yang wajar, tetapi melampiaskan emosi dengan berteriak atau memukul bukanlah solusi yang efektif! 

Kalau AyBun sudah terlanjur melakukannya, YUK BERUBAH MULAI SEKARANG!

Saat perilaku si Kecil membuat AyBun marah/kesal, mulai biasakan untuk: 

  • Ambil waktu untuk tenangkan diri sejenak dengan mengatur nafas atau minum segelas air
  • Hindari memaksakan diri untuk menghadapi si Kecil saat emosi AyBun masih belum terkelola dengan baik 

Sebelum AyBun merespons dan bereaksi, tanyakan pada diri sendiri apakah ucapan atau tindakan:

  • Tepat untuk anak?
  • Bermanfaat untuk anak?
  • Diperlukan oleh anak?

PENTING!

Pengasuhan tegas dan efektif = menerapkan konsekuensi yang ditetapkan secara konsisten

Berteriak-teriak dan memarahi anak secara berulang

“Kamu nakal sekali sih, sudah dibilang berkali-kali tetap saja …!”

Tetapkan konsekuensi dari awal 

“Adik, coklatnya baru boleh dimakan hari Sabtu lagi ya, karena kemarin Adik sudah makan terlalu banyak”

Coba belajar untuk mengendalikan emosi kita saat mengasuh si Kecil ya AyBun 🤗

Bagikan Artikel
Apakah Anda menyukai artikel ini?
[wpreactions sgc_id="1"]
Aplikasi Tentang Anak
Aplikasi Parenting Terpercaya dan Terlengkap
Tentang Anak juga hadir dalam bentuk aplikasi. Yuk unduh sekarang juga!
App StoreGoogle Play Store
Tentang Anak
Hak Cipta © 2022 PT. Tentang Anak Bahagia
magnifiercrosschevron-down